BUPATI ANGKAT BICARA TERKAIT KESEJAHTERAAN KADER PPKBD JEPARA

0
426

BUPATI ANGKAT BICARA TERKAIT KESEJAHTERAAN KADER PPKBD JEPARA

Bupati Jepara dalam dialog Interaktif pada rangkaian acara Jambore Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) Tahun 2018 yang dilaksanakan pada hari Rabu, 9 Mei 2018 yang bertempat di kediaman Petinggi Desa Gemulung Kecamatan Pecangaan Jepara. Bupati Jepara melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Bambang Slamet Raharjo, S.H., M.H. mengatakan “benar bahwa perhatian pemerintah terhadap kader PPKBD ini memang kurang, tetapi sebetulnya kegiatan seperti posyandu, dan kegiatan KB yang lainnya seharusya bisa dicover menggunakan dana dari Desa, selama ada petunjuk pelaksanaan dari Bupati Jepara”. Lebih lanjut ia menyarankan supaya kader dari masing-masing Desa bisa melakukan pendekatan dengan petinggi masing-masing supaya kebutuhan anggaran dan kebutuhan lainnya bisa dimasukkan dalam kegiatan dan didanai dari dalam DD maupun ADD. “Sekalian nanti dari DP3AP2KB untuk dapat melaporkan ke Bapak Bupati dalam bentuk sedian tentang apa yang dibahas pada pertemuan ini” pungkasnya.

Terkait insentif yang saat ini diterima kader setiap bulan sebesar Rp. 150.000,- (seratus lima puluh ribu rupiah) lebih lanjut Bambang menanggapi baik atas saran dari anggota kader PPKBD bahwa naik tidaknya insentif tergantung dari berapa besarnya PAD Kabupaten Jepara. Tetapi ketika masing-masing desa sudah bisa menganggarkan tentu insentif yang diterima bisa lebih dari angka saat ini.

Dialog interaktif dengan tema “melalui kegiatan Jambore Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) Kita Tingkatkan Peran Serta Aktif Kader PPKBD dan Sub-PPKBD Guna Menuju Gerakan Institusi Bangkit” ini dimoderatori langsung oleh Kepala DP3AP2KB Inah Nuroniah, selain Bupati Jepara juga melibatkan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah yang hadir secara pribadi. Dalam kesempatan itu hadir juga Camat Pecangaan dan Muspika Kec. Pecangaan beserta jajarannya, Petinggi Desa Gemulung berserta perangkatnya, dan juga tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati memandang bahwa kegiatan seperti ini sangat penting dan srategis karena dinamika masyarakat dan pembangunan semakin cepat berubah seiring dengan tuntutan manusia itu sendiri. Kalau dulu masyarakat diwajibkan untuk mengikuti program tetapi sekarang justru masyarakat yang harus sadar melaksanakan program KB, sehingga dalam program ini masyarakat tidak lagi menjadi obyek tetapi subjek dari program Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Bupati ini juga menyerahkan piagam, piala, dan uang pembinaan secara simbolis adapun untuk jenis lomba adalah sebagai berikut ; Lomba PKB/PLKB, Lomba PPKBD, Lomba Sub PPKBD, Akseptor Lestari 10 tahun, Akseptor Lestari 15 tahun, Akseptor Lestari 20 tahun, Lomba Kelompok BKB, Lomba Kelompok BKR, Lomba Kelompok BKL, Lomba Kelompok PIK Remaja jalur Pendidikan & Jalur Masyarakat, Lomba Kelompok UPPKS, dan Lomba Keluarga Harmonis Sejahtera. (rio_jpr).